Masyarakat miskin penerima PKH Kampung Pekandangan Pagi ini berbondong bondong ke tempat ketuanya untuk menerima bantuan biaya anak sekolah. dalam program ini berbeda dengan bantuan lain seperti BLSM atau BLT. dulu waktu masyarakat miskin menerima BLT dan BALSEM masyarakat langsung ke Kantor Pos mencairkan sendiri walau harus naik Truk berdesak desakan bahkan sampai ada yang mabuk mereka semangat, untuk bantuan yang satu ini sejak pertama cair sudah bisa di ambil di ketua nya yang ada di Kampung walau ada biaya yg harus di keluarkan untuk biaya transportasi pencairannya,
namun menurut masyarakat lebih baik mencairkan di kampung daripada harus ke kantor pos sendiri yang jaraknya 13 Km.
itung punya itung bila di bandingkan dengan berangkat sendiri lebih ngirit di ambilkan oleh pengurusnya. cuman penulis tidak tau berapa biaya yang di pinta oleh pengurus untuk biaya transportasi pencairan.........................
Tampilkan postingan dengan label KONDISI/SUASANA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KONDISI/SUASANA. Tampilkan semua postingan
Minggu, 19 Oktober 2014
Selasa, 14 Oktober 2014
Hujan
Dengan mengucap sukur allhamdulilah hari ini Selasa Tgl 14 Oktober 2014 pukul 17,30
Hujan turun mengguyur Kampung ku yang kurang lebih 3 Bulan tidak kunjung datang .tumbuhan menggoyang-goyangkan daunnya yang hari kemarin hampir gugur......Para petani tersenyum lega harapan tumbuh kembali kerisauan terhalau walau hanya sejenak......
namun mereka percaya hujan yang baru sekali dalam 3 bulan ini hanyalah untuk menghilangkan debu dan dahaga saja. mereka dengan serta merta menadahkan berbagai alat penampung air untuk kebutuhan MCK hari esok
Hujan turun mengguyur Kampung ku yang kurang lebih 3 Bulan tidak kunjung datang .tumbuhan menggoyang-goyangkan daunnya yang hari kemarin hampir gugur......Para petani tersenyum lega harapan tumbuh kembali kerisauan terhalau walau hanya sejenak......
namun mereka percaya hujan yang baru sekali dalam 3 bulan ini hanyalah untuk menghilangkan debu dan dahaga saja. mereka dengan serta merta menadahkan berbagai alat penampung air untuk kebutuhan MCK hari esok
Senin, 13 Oktober 2014
Cuaca
Kemarau yang sedang berlangsung tahun ini cukup panas walau belum menyamai kemarau tahun 1982 namun cukup membuat masyarakat cemas. dalam postingan ku ini aku mau bercerita tentang Kemarau di kampung pekandangan.
Tiga bulan sudah hujan tak kunjung turun,tanah nampak gersang lembah-lembah kering kerontang,sumur tempat warga mengambil air untuk minum sudah tak jernih lagi karna ember yang menciduk air sudah kandas mengenai tanah dasar sumur. mata air sudah tak menangis lagi untuk mengeluarkan airnya. satu satunya andalan Sungai Way Seputih itupun sudah surut, kalo di analisa dari titik batas normal sudah 50% nya hilang. kenapa dan apa penyebab hilangnya Debit Air Way Seputih?.................................Bersambung..
Tiga bulan sudah hujan tak kunjung turun,tanah nampak gersang lembah-lembah kering kerontang,sumur tempat warga mengambil air untuk minum sudah tak jernih lagi karna ember yang menciduk air sudah kandas mengenai tanah dasar sumur. mata air sudah tak menangis lagi untuk mengeluarkan airnya. satu satunya andalan Sungai Way Seputih itupun sudah surut, kalo di analisa dari titik batas normal sudah 50% nya hilang. kenapa dan apa penyebab hilangnya Debit Air Way Seputih?.................................Bersambung..
Langganan:
Postingan (Atom)
